Rabu, 04 Mei 2011
Rabu, 27 April 2011
setting WEB di redhat 9.0 karyaku
Konfigurasi Web Server di Linux Red Hat 9
Disini saya hanya menampilkan phpnya saja selanjutnya terserah anda misal: menggantinya dengan joomla atau wordpress.
Berikut langkah-langkahnya :
Berikut langkah-langkahnya :
Install Paket terlebih dahulu (Apache)
Masuk Konigurasi httpd.conf
# vi /etc/httpd/conf/httpd.conf
Setting seperti gambar dibawah.
Tekan Insert dan edit atau tambahkan :
ServerName 192.168.21.1:80 (ip DNS anda :80)
NameVirtualHost 192.168.21.1 (ip DNS anda)
(ip dns anda)
ServerAdmin zainul.com ( DNS server anda)
DocumentRoot /var/www/html (tempat direktori penyimpanan data web)
Kemudian simpan dengan tekan tombol ESC (:wq) Enter.
Kemudian buat index.php di direktori yang di setting di httpd.
# vi /var/www/html/index.php
Isi dengan tekan Insert :
phpinfo ()
?>
Restart httpd
# service httpd restart
Kemudian cek di browser www.zainul.com (domain anda) dan jika berhasil akan muncul tampilan Php info seperti gambar di bawah.
Setting DHCP Di redhat 9.0
KONFIGURASI LINUX REDHAT 9.0 SEBAGAI DHCP SERVER
KONFIGURASI LINUX REDHAT 9.0 SEBAGAI DHCP SERVER
SEBAGAI DHCP SERVER
Sasaran
Setelah memperaktekkan konfigurasi ini, pembaca diharapkan bisa :
- Mengerti tentang Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
- Bisa mengkonfigurasi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Server
- Bisa mengkonfigurasi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Client
- Bisa menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
Prakondisi
Sebelum memulai pastikan konfigurasi computer anda sesuai ketentuan di bawah ini :
- Minimal harus ada 2 buah pc (satu bertindak sebagai server DHCP dan satu bertindak sebagai Client)
- Linux Redhat sudah di konfigurasi ethernetnya dgn ip : 192.168.10.1
- Ada program yang menjalankan DHCP server.
Program yang dibutuhkan
- dhcp-3.0pl1-23
Dukungan Platform
- RedHat Linux Versi 9.0
Pengertian DHCP Server
DHCP Server merupakan program aplikasi yang berjalan di server, yang memungkinkan pc klient yang terhubung ke Server tidak perlu melakukan pengaturan IP karena nomor IP sudah di tentukan oleh server.
Konfigurasi DHCP Server
Untuk melakukan konfigurasi DHCP, Anda perlu melakukan editing File konfigurasi DHCP yaitu : /etc/dhcpd.conf. setahu saya untuk linux Redhat 9.0 file dhcpd.conf ini tidak ada jadi kita haruslah membuat nya dulu, baiklah kita mulai aja konfigurasinya tapi sebelum itu akan dijelaskan dulu cara instalasi paket DHCP di Linux Redhat 9.0
A. INSTALASI DHCP Server
1. Instalasi DHCP Server dengan terminal
- Masukkan cd 2 dari installer Redhat 9.0
- Kemudian Aktifkan cdrom dgn perintah :
|
|
|
2. Instalsi DHCP Server dgn GUI
- Ikuti petunjuk Gambar
- Untuk memastikan kembali keberhasilan instalsi DHCP server dgn perintah :
|
B. KONFIGURASI DHCP SERVER
Adapun langkah konfigurasi DHCP server adalah :
- Check apakah aplikasi DHCP server telah di install jika belum ikuti konfogurasi diatas.
|
|
|
- Lakukan restart network
|
|
|
|
Jika keluar pesan error, sehingga dhcpd tidak dapat berfungsi, Anda dapat melihat contoh konfigurasinya di /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcp.conf.sample lalu coba dibandingkan.
C. TEST DAN KONFIGURASI DHCP SERVER DI CLIENT
Untuk percobaan kali ini konfigurasi dan test DHCP Server dari Client saya menggunakan Windows Vista dan Linux Redhat 9.0. Yuk kita mulai :
1. Test dan Konfigurasi dari Client windows vista
- Ikuti petunjuk gambar
- Lalu lakukan pengecekan dgn Click kanan di lancard lalu pilih status (sesuai gambar dibawah ini)
- Lakukan ping ke kemputar DHCP server (192.168.10.1) jika Replay berarti DHCP server telah berjalan dgn baik.
2. Test dan Konfigurasi dari Client Linux Redhat 9.0
- Lakukan editing pada file /etc/sysconfig/network
| |
|
|
Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
Fungsi tersebut memerintahkan system untuk senantiasa menjalankan/mengaktifkan network pada saat computer setiap kali di on/aktifkan.
- Lakukan editing pada file ifcfg-eth3 (dalam hal ini lancard 3)
- Isi file tersebut dgn script ini :
|
- Lalu restart juga network kita untuk melihat take effect nya
|
|
- Lakukan ping ke kemputar DHCP server (192.168.10.1) jika Replay berarti DHCP server telah berjalan dgn baik.
0 komentar:
Poskan Komentar
Rabu, 13 April 2011
KONFIGURASI DNS DI REDHAT 9.0
Konfigurasi DNS Server RedHat 9.0
Sebelumnya kita telah mengkonfigurasi IP address. Saat ini komputer pada jaringanzulfik.com hanya bisa “dihubungi” menggunakan IP address, sehingga belum bisa di-ping-nya menggunakan hostname seperti:
ping zulfik.com -t |
Jika perintah di atas diketikkan, maka akan muncul pesan error yang menyatakan bahwa hostname tidak dikenal. Agar perintah diatas tidak memunculkan pesan error, maka perlu dibangun DNS server pada suatu jaringan. Yang berfungsi untuk memetakan hostname menjadi IP address dan sebaliknya.
Sebelum membangun sebuah DNS server, ada baiknya mengecek sudahkah aplikasi yang dibutuhkan terinsal pada komputer server menggunakan perintah:
rpm -qa |grep bind |
output
bind-utils-9.2.1-16 ypbind-1.11-4 bind-9.2.1-16 redhat-config-bind-1.9.0-13 |
Jika menghasilkan output tidak sama seperti di atas atau bahkan tidak ada output sama sekali, segera lakukan installasi menggunakan utilitas rpm. Pola pemakaiannya sebagai berikut:
rpm -ivh [nama_paket_rpm] |
Jika paket-paket yang dibutuhkan telah terinstall, selanjutnya lakukan konfigurasi pada file-file berikut:
- Boot script (/etc/named.conf)
- Zone file (sekumpulan file di bawah direktori /var/named)
- Resolver (/etc/resolv.conf)
1. Konfigurasi named.conf
File /etc/named.conf merupakan file konfigurasi utama. File ini disebut boot script, dan named akan menggunakannya sebagai acuan yang akan menentukan cara kerja server. Gunakan editor teks untuk membuka filenamed.conf.
vi /etc/named.conf |
Didalam file ini sudah terdapat beberapa baris argumen yang tidak perlu diubah. Tambahkan baris berikut pada baris paling bawah.
zone “zulfik.com” IN { type master; file “coba.zone”; }; |
Kemudian buatlah zona reverse zulfik.com. Zona reverse berfungsi untuk pemetaan IP address menjadi hostname. Tambahkan argumen berikut dibawah argumen yang sebelumnya sudah dibuat pada file yang sama.
zone “1.80.120.in-addr.arpa” IN { type master; file “uji.rev”; }; |
2 Konfigurasi File zona
sudah ditentukan dua buah file zona pada konfigurasi sebelumnya, yaitucoba.zone dan uji.rev. Lokasi telah di tentukan pada file named.conf. Dengan argumen sebagaiberikut:
options { directory “/var/named”; }; |
maka pastikan direktori kerja berada pada direktori /var/named
cd /var/named |
kemudian karena file zona forward bernama coba.zone, maka copy-kan dari filelocalhost.zonelocalhost, begitu juga dengan file zona reverse (11.80.120.in-addr.arpa), copy-kan dari file named.local sebagai file dari zona forward
cp localhost.zone coba.zone cp named.local uji.rev |
Gunakan teks editor untuk meng-edit kedua file tersebut dimulai dari filecoba.zone sehingga menjadi seperti dibawah ini.
vi coba.zone |
$TTL 86400 $ORIGIN zulfik.com. @ IN SOA server.zulfik.com. root ( 42 ; serial (d. adams) 3H ; refresh 15M ; retry 1W ; expiry 1D ) ; minimum 1D IN NS server.rzulfik.com. server 1D IN A 120.80.1.1 win 1D IN A 120.80.1.10 |
Kemudian pada file uji.rev, ubah konfigurasi menjadi seperti berikut:
vi uji.rev |
$TTL 86400 @ IN SOA server.zulfik.zom. root.localhost. ( 1997022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS server.zulfik.com 1 IN PTR server. 10 IN PTR win. |
File zona sangat sensitif terhadap pemakaian huruf besar dan kecil juga pemakaian simbol seperti titik, sehingga butuh kejelian dalam mengubah konfigurasi isi file-file tersebut.
3 File resolv.conf
Selanjutnya memberitahu resolver bahwa ada server DNS dengan IP address 120.80.1.1. Edit file /etc/resolv.conf dan tambahkan argumen berikut.
nameserver 120.80.1.1 search zulfik.com |
File /etc/resolv.conf berisi daftar IP address NS yang akan digunakan. File ini akan dibaca oleh resolver dan digunakan oleh komputer server maupun client.
4 File host.conf
File host.conf digunakan untuk menentukan urutan proses resolving. Pastikan di dalam file /etc/host.conf terdapat argumen berikut.
order bind,host multi on |
Argumen di atas menyatakan urutan proses resolving akan dimulai dari filehosts barulah kemudian DNS. Kemudian buat agar service named selalu aktif saat komputer booting menggunakan perintah:
Chkconfig—level 35 named on |
Sampai tahap ini, konfigurasi DNS server telah selesai.
Kamis, 10 Februari 2011
Langkah - Langkah Instalasi Linux Redhat 0.9
Langkah - Langkah Instalasi Linux Redhat berbasis GUI
Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah :
1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux
2. siapkan CD instalasi Linux yang akan anda instal
Memulai Instalasi
1. Setting BIOS pada komputer, agar booting pertama dari CD-Drive.
2. Masukkan Disk ke 1 dari 3 CD Red Hat ke dalam CD-Drive. Tunggu beberapa saat hingga tampil pilihan untuk memulai instalatasi Red Hat tersebut | tekan tombol Enter.
3. Tunggu beberapa saat akan muncul pilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut :
4. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk keyboard.
5. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk mouse, klik sesuai dengan mouse yang digunakan.
6. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk upgrade atau install
7. Pilih Perform a New Red Hat Linux Installation, Kemudian klik tombol Next.
8. Tentukan pilihan untuk instalasi yang diinginkan, klik Next
1 Personal Desktop Aplikasi offices dan Multimedia 1.8 GB9. Pilih bentuk partisi yang diinginkan : Automatically Partition atau Manually Partition with Disk Druid
2 Workstation Komputer kerja untuk jaringan dan developer/ programmer. 2.1 GB
3 Server Komputer sebagai server dengan aplikasinya 1.5 GB – 4.85 GB
4 Custom Menentukan sendiri paket sesuai kebutuhan 500 MB – 4.85 GB
*) Membuat tiga partisi, masing-masing untuk windows, linux dan data. Sehingga jika anda ingin menghapus/ uninstal Linux atau Windows, data-data penting anda tidak turut hilang.
*) Didalam sebuah Harddisk terdapat konsep partisi yang terdiri dari Partisi Primary, Partisi Extended dan Partisi Logical. Didalam partisi primary terdapat Master Boot Record (MBR) untuk melakukan proses boot loader dari suatu sistem operasi.
10. Pilih Manually Partition with Disk Druid untuk membuat partisi Linux, dan secara default, Anda cukup untuk membuat partisi :
1 . /boot ———-> EXT3 / Linux Native ——-> 100 MB
2 . / ————–>EXT3 / Linux Native ——–>4000 MB
3 . swap ———–>Swap ————->2 x jumlah memori yang terpasang pada komputer
Pilih tombol NEW pada kotak dialog Partitioning. Lalu isikan di kolom Mount Point “ / ”. Untuk file system, pilih Linux Native. Isikan kolom size sisa dari hardisk anda yang masih kosong. Lalu pilih OK kemudian pilih Next.
11. Setelah selesai pembuatan partisi maka akan ditampilkan konfigurasi untuk boot loader Lalu pilih Next, sehingga muncul tampilan sebagai berikut :
12. Jika anda berencana menghubungkan komputer ke jaringan, isikan data yang diminta. Jika tidak biarkan kosong. Pilih Next.
13. Kemudian muncul kotak konfigurasi firewall. Biarkan kosong jika anda tidak menghubungkan komputer dengan jaringan.
14. Pilih Next , muncul tampilan berikut yang meminta anda mengisikan jenis bahasa yang akan digunakan oleh RedHat nantinya.
| Sell Links On Your Site |
15. Pilih Next untuk melanjutkan. Sehingga tampil setting waktu.
16. Pilih Next untuk melanjutkan. Masukkan Password untuk root, yang merupakan super user. Klik tombol Next dan tombol Next kembali.
17. Tentukan paket-paket apa saja yang akan di Install. Ada beberapa group paket diantaranya seperti Desktop, Application, Server. Kemudian klik Next
18. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi paket yang telah dipilih selesai semuanya.
19. Kemudian akan tampil kotak dialog untuk membuat boot system untuk disket, masukkan disket pada drive A, kemudian klik tombol Next.
20. Setelah selesai pembuatan disket boot, kemudian akan tampil kotak dialog untuk menentukan jenis Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video Card. Umumnya, installer mengenali jenis video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM video card tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :
21. Klik Next untuk menentukan jenis monitor yang digunakan dan resolusi yang diinginkan.
22. Setelah anda memasukan dengan benar, maka selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0.
